Zainab binti Jahsy merupakan anak dari bibi Rasulullah dari jalur ayah Rasulullah. Zainab adalah sepupu Rasulullah yang dinikahi oleh anak angkat Rasulullah yaitu Zaid bin Haritsah. Rasulullah sendiri yang melamarkan Zainab untuk Zaid. Singkat cerita ketika keduanya telah mengarungi rumah tangga, suatu hari Zaid mentalaq Zainab karena menurutnya sudah tidak ada kecocokan lagi.
Disaat masa iddah Zainab telah selesai, Rasulullah mengutus Zaid untuk melamar Zainab (mantan istrinya) untuk Rasulullah.
Kejadian ini merupakan ujian terberat yang dihadapi oleh Zaid bin Haritsah namun beliau bersabar atas ujian ini.
Zaid merupakan sahabat yang sangat mengagungkan Rasulullah dan Allah Subhanallahu wa Ta'ala, sehingga disaat Zaid menemui Zainab (Sang mantan istri) beliau tak mampu lagi melihat Zainab dikarenakan Zainab terlihat sangat agung dengan alasan sebentar lagi dia akan menjadi istri dari seseorang Rasul, sehingga saat hendak menyampaikan tujuannya, Zaid menyampaikannya dengan posisi membelakangi Zainab (karna Zaid tidak sanggup melihatnya).
Saat mendengar perkataan Zaid, Zainab pun langsung menjawab bahwa beliau tidak akan menjawab mengenai lamaran Rasulullah sebelum shalat istigharah.
[Masyaa Allah, padahal menikah dengan Rasulullah adalah hal baik yang bisa saja tidak perlu melakukan istigharah, namun Zainab merupakan wanita shalihah yang semua urusannya diserahkan kepada Allah Subhanallahu wa Ta'ala, sehingga dalam perkara baikpun Zainab melibatkan Allah dalam segala urusannya, Subhanallah]
Lalu turunlah wahyu dari Allah, yaitu Quran Surat Al Ahzab. (Kisah Zaid dan Zainab serta pernikahan Zainab dengan Rasulullah diceritakan dalam QS. Al Ahzab 36-40.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
.........Maka ketika Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami nikahkan engkau dengan dia (Zainab) agar tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (menikahi) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya terhadap istrinya. Dan ketetapan Allah itu pasti terjadi."
(potongan QS.Al-Ahzab:37)
Rasulullah menikahi zainab, dari kisah ini yang membuat ku sangat kagum adalah yang menjadi wali Zainab dalam pernikahannya dengan Rasulullah adalah Allah sendiri langsung dari langit ke tujuh. (Allahu Akbar, Zainab merupakan salah satu istri Rasulullah yang walinya langsung Allah Subhanahu wa Ta'ala)
Hikmah dalam kisah tersebut adalah:
1. Hikmah dari pernikahan zainab dengan Rasulullah ini adalah untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan saat itu bahwa bolehnya menikahi mantan istri dari anak-anak angkatnya.
2. Yang kedua adalah Mengganti nama nasab Zaid yang awalnya adalah zaid bin Muhammad menjadi Zaid bin Haritsah, karna ayah dari zaid adalah Haritsah, Rasulullah adalah ayah angkat dari Zaid, maka tidak boleh menghilangkan/mengganti nasab yang sesungguhnya.
3. Zaid bin Haritsah merupakan satu-satunya sahabat Rasulullah yang namanya Allah sebut dalam Al-Qur'an dan akan selalu dibaca sampai akhir zaman.
4. Zainab merupakan wanita shalihah yang jika dibandingkan dengan istri-istri rasulullah yang lain, bahwa keutamaan beliau adalah Allah sendiri yang menjadi wali dan menikahkannya langsung dengan rasulullah
Wallahu 'alam bissowaf
Apabila ada kesalahan dari tulisan ini adalah murni dari kesalahan saya sendiri.
Dan apabila benar itu mutlak dari Allah Subhanallahu wa Ta'ala
Kisah selengkapnya bisa teman-teman lihat di :https://youtu.be/1DsNkMwAx38
Komentar
Posting Komentar